RE-FLEKSI SIMPATI 081-31924-32005

1.
Hari ini, 81 tahun yang lalu. Tiap pekan kami berawal dengan kemalasan. Tiap kemajuan membawa kebobrokan moral. 81 tahun yang lalu di pusat ibukota kami, berdiri tegaklah demokrasi dengan bendera absurditas. Sekularisme berkedok kebebasan. Cukup sudah 81 tahun derita kami…

2.
Padahal dengan sistem inilah kita di hantam begitu keras 81 tahun yang lalu. Hantaman yang bahkan hingga saat ini kita belum bisa bangkit? Lantas apa yang kita lakukkan hari ini dengan Trias Politica dan pestanya? Adakah kita lupa…?

3.
Mungkin tak ada yang menyadari, kenapa hari Ahad tidak bekerja? Kenapa tidak Jum`at? Atau Sabtu? Apa dalam kalender Hijriah ada konsep seperti itu? Kenapa semua hilang, padahal ummat ini pernah berjaya menangui 2/3 dunia selama 7 abad? Hey! Sadarlah, kita yang dulu satu terpecah menjadi lebih dari 50 state of nation. Mari satukan langkah..!

4.
Gerakan Reformasi yang di usung oleh kaum Turki Muda tak malu menyuarakan sekularisme dan westernisasi, lantas kenapa kita malu menyuarakan islam? Kemal, anak seorang pelacur berdarah Yahudi blateran, berhasil membentuk parlemen pertama dalam sejarah dunia islam. Ini penghianatan! Tapi sejarah malah memberi padanya mahkota sebagai Bapak Turki.


***
Al Ustad Abu Bakar Ba`asyir setelah disidang kembali pada 3 Maret 2005 di vonis 2 tahun lebih kurungan… Semoga dapat mengarang Kitab yang mampu mengguncangan ummat, menyusul Sayyid Qutb dan Hamka. “Penjara adalah surga bagi para ulama”
Yusuf AS pun demikian, “Wahai Robb-ku, penjara lebih aku sukai…” Allohu akbar!!!

***Revolusi Hari Ini***

WARTAISLAM.CO.CC

Info Distro

Berita Palestina