Ustad Abu dalam Memori ku

Disuatu ketika
Disemerbak malam; purnama
Esok pagi mentari keluar dari terali...

Kami gelisah
Gulana menanti fajar nan gundah
1 hari seperti hidup tanpa mimpi
Tanpa energi.

Wahai jiwa!
Ini seruan untuk mereka semua
Yang pejuang; yang pemuda
Ingat bahwa ia hanya seorang tua
Yang seluruh hidupnya untuk Alloh dan Syariah-nya

Wahai jiwa!
Demi yang Menggenggam semesta
Hari berbilang saat amal disana lebih mulia
Bulan berganti ; kita masih saja disini

Tidakkah engkau malu?!
Pada ruh yang keluar dari mulut seorang tua yang mulia
Tidakkah engkau yang merasa muda dan berjasa
Masih saja berbangga dengan yang sedikit itu
Tidakkah engkau malu?!

Wahai, yang masih bisa duduk dan masyuk
Sementara seorang mujahid dianggap terkutuk
Apa yang kita lakukan; untuk tidak hanya sekedar masuk
Tapi juga menusuk!

Wahai semangat yang masih tersisa,
Aku adalah ilham dari ‘ruh’ mujahid tua itu
Aku adalah ilmu bagi mu
Aku kawan di medan pertempuran
Aku lawan kekufuran

Wahai, masih banyak lagi
Tapi aku tak melihat urgensi disini

Ku rasa...
Hanya ini.

Saudaramu,
Kebenaran yang terselubung

[00:00 23 Juni 2006]

#Dalam kenangan; malam hari jelang pembebasan Abu Baka Ba`asyir.


***Revolusi Hari Ini***

Syair Sya`ban

Seperti yang aku sematkan pada hati ku
Demikianlah yang aku lisan kan pada mu
Pilihan mu adalah kehendak mu sendiri
Sedang kehendak mu, bukan urusan ku

Maka seperti yang kau lihat pada fenomena; itu bukan aku!
Seperti yang kau banyangkan pula tentang sesuatu; itu bukan aku!

[Sya`ban 1427 H]


Sesuatu...
Katakan lah pada dia tentang aku
Bisikan tentang rindu

Pada jemu yang telah berlalu
Pada diri mu
Aku membatu
[Sya`ban 1427 H]

Taman...Taman
Aku ingin kita berjalan
Bukan hanya sebatas teman
Tapi dalam ikatan keykinan

Api...Api
Aku ingin kita membenci
Bukan pada diri sendiri
Tapi pada semua yang menodai suci
[Sya`ban 1427]


Akankah rasa ini sampai...
Akankah kabar ini diterima...
Akankah mewujud nyata?
[Sya`ban 1427]

Sama seperti ketika mentari serupa purnama
Danau-danau hijau merangkai makna
Maka engkau, mata air cahaya
Selimuti aku dalam cinta
[Sya`ban 1427]

***Revolusi Hari Ini***

WARTAISLAM.CO.CC

Info Distro

Berita Palestina